No Title

Tanpa Judul

  • Support System Marketing Online


    Masukkan Code ini K1-F9DD5D-C
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
    Proactol





    UniqueHoodia

    PenisHealth

    MoreNiche

    SizeGenetics

  • Buy Your Wordpress E-commerce Theme. Buy Now

  • RSS Freelance Programmer

    • Mac by aaakhmed September 23, 2017
      I need you to develop some software for me. I would like this software to be developed for Mac. i own a small truking company, i need a software where i can enter employees information including their pay rates and paystabs... (Budget: $750 - $1500 USD, Jobs: Mac OS, Software Architecture)
    • Web en drupal by nacholou September 23, 2017
      Necesito acabar una web de drupal con mucha urgencia (Budget: €250 - €750 EUR, Jobs: Drupal, PHP, Website Design)
    • video translation from English to hindi by omairsiddiqui50 September 23, 2017
      I need a translation (Budget: $10 - $30 USD, Jobs: Translation)
    • Research Process and Data Feeding in excel Spreadsheet by aliasgerhw September 23, 2017
      I need knee replacement leads of patients who had their knee replacements after 2010 in usa (Budget: ₹600 - ₹1500 INR, Jobs: Data Entry)
    • Need help with online work by illustra September 23, 2017
      need some help with a project for media citations. thanks (Budget: $10 - $30 USD, Jobs: Facebook Marketing, Link Building, SEO, Social Media Marketing, Virtual Assistant)
    • i need PROGRAMMER by rishavloombarl September 23, 2017
      i want to develop an app with ionic framework with firewall database (Budget: ₹1500 - ₹12500 INR, Jobs: Mobile App Testing, Programming)
    • Professional Editor For Dissertations by sunbox September 23, 2017
      I need a professional editor who has experience in dissertation writing and is capable of working through a research. Send me a message so we can discuss further. (Budget: $30 - $250 USD, Jobs: Anything Goes, Editorial Writing, English Grammar, Qualitative Research, Research Writing)
    • Logo design for a watch company by Wellsandco1 September 23, 2017
      I need a logo designed for a new upstart company. The company mascot is a black bear holding an unbrella and wearing a monocle while wearing a gold bow tie. (Budget: $10 - $30 USD, Jobs: Graphic Design, Logo Design)
    • ASP.net MVC jquery expert with Image processing. by Swetavaishnani September 23, 2017
      Looking for asp.net expert who has strong skills in asp.net MVC and has worked on image processing like cropping, and so on... Kindly apply if you can start immediately. Looking for individuals only... (Budget: ₹100 - ₹400 INR, Jobs: ASP.NET, jQuery / Prototype, MVC)
    • Build a Program C++ by vpa588e011deda70 September 23, 2017
      It is small program. Please find more details in the Pdf attached to this project. (Budget: $10 - $30 USD, Jobs: App Designer, PDF, Shell Script, Software Architecture, Software Development)
  • Berlangganan

Archive for April, 2008

Joke Pacaran

Posted by d3nba6u53 pada April 11, 2008

Akhirnya aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama
Cewek : Apakah kau rela kalau aku pergi ?
Cowok : Tentu Tidak!!Jangan pernah kau berpikiran seperti itu
Cewek : Apakah Kau mencintaiku ??
Cowok : Tentu !! Selamanya akan tetap begitu
Cewek : Apakah kau pernah selingkuh ??
Cowok : Tidak !! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu
Cewek : Maukah kau menciumku ??
Cowok : Ya
Cewek : Sayangku…. …
Sesudah 5 tahun nikah….tinggal baca dari bawah ke atas

matur nuwun

d3nba6u53

Iklan

Posted in Joke | Dengan kaitkata: , , , | 3 Comments »

5 Aturan Bahagia

Posted by d3nba6u53 pada April 11, 2008

Ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia (5 steps to be happy) :
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci (free ur mind from hatred)
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran (free ur mind from anxiousness)
3. Hiduplah dengan sederhana (live simply)
4. Berikan lebih banyak (give more)
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less) di forward ke temen2 ya,biar

matur nuwun

d3nba6u53

Posted in Lives | Dengan kaitkata: , , , , , | 1 Comment »

KOMENTAR LUKISAN

Posted by d3nba6u53 pada April 11, 2008

Action & Wisdom Motivation Training

Alkisah, ada seorang pelukis terkenal. Hasil lukisannya banyak menghiasi dinding rumah orang-orang kaya. Si pelukis dikenal dengan kehalusan, ketelitian, keindahan, dan kemampuan memerhatikan detail objek yang digambarnya. Karena itu, pesanan lukisannya tidak pernah berhenti dari para kolektor maupun pecinta barang-barang seni.

Suatu hari, setelah menyelesaikan sebuah lukisan, si pelukis merasa sangat puas dengan hasil lukisannya. Menurut pandangannya, lukisan itu sempurna. Maka, dia lantas bermaksud mengadakan pameran lukisan agar orang-orang dapat menikmati, serta mengagumi keindahan dan kehebatannya.

Saat pameran, si pelukis meletakkan sebuah buku di dekat lukisan dengan sebuah tulisan: “Yang terhormat, para pecinta dan penikmat seni. Setelah melihat dan menikmati lukisan ini, silakan isi di buku ini komentar Anda tentang kelemahan dan kekurangannya. Terima kasih atas waktu dan komentar Anda.”

Pengunjung pun silih berganti mengisi buku itu. Setelah beberapa hari, si pelukis pun membaca buku berisi komentar pengunjung pameran dan dia merasa kecewa sekali dengan banyaknya catatan kelemahan yang diberikan. “Orang-orang ini memang tidak mengerti indahnya lukisan ini. Berani-beraninya mereka mengkritik!” batin si pelukis.

Dalam hati, dia tetap yakin bahwa lukisannya itu sangat bagus. Maka, untuk itu dia ingin menguji sekali lagi komentar orang lain, tetapi dengan metode yang berbeda. Untuk itu, ia membuat pameran sekali lagi, namun di tempat yang berbeda. Kali ini, ia juga menyertakan sebuah buku untuk diisi oleh pengunjung yang melihat lukisannya. Tetapi kali ini, penikmat lukisannya tidak dimintai komentar kelemahan, namun untuk memberikan komentar tentang kekuatan dan keindahan lukisan itu.

Setelah beberapa hari, si pelukis kembali membaca buku komentar pengunjung. Kali ini, dia tersenyum senang setelah membacanya. Jika pengunjung yang terdahulu mengkritik dan melihat kelemahannya, maka komentar yang didapatkannya kali ini berisi banyak pujian dan kekaguman atas lukisan yang dibuatnya. Bahkan, banyak dari hal-hal yang dikritik waktu itu, sekarang justru dipuji.

Dari kedua pameran lukisan yang diadakannya, si pelukis mendapatkan sebuah pembelajaran bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Apa pun yang kita kerjakan, sehebat, dan sesempurna apa pun menurut kita, ternyata di mata orang lain, ada saja kelemahan dan kritikannya. Namun, pastilah ada juga yang memuji dan menyukainya. Jadi, tidak perlu marah dan berkecil hati terhadap komentar orang lain. Asalkan kita mengerjakan semua pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan dilandasi niat baik, itulah persembahan terbaik bagi diri kita sendiri.

Pembaca yang budiman,
Memang, kehidupan di dunia ini tidak ada yang sempurna, (
mei yu sek jien sek me). Apa yang kita pikirkan, yang kita yakini, yang kita kerjakan, dan yang kita hasilkan, pasti selalu ada sisi pro dan kontra. Maka, kalau kita bersikukuh dengan sesuatu yang kita miliki dan kita yakini, maka hal tersebut bisa jadi justru mendatangkan masalah, konflik, atau bahkan rasa antipati. Tentu, jika itu yang terjadi, akan membuat kita tidak bahagia,

Namun, jika kita mampu menghargai setiap perbedaan sebagai hak asasi setiap insan, maka akan timbul keselarasan dan keharmonisan. Jika kita bisa menerapkan toleransi dan saling menghargai, maka ke mana pun kita pergi, dengan siapa pun kita bergaul, akan selalu ada tempat yang nyaman dan damai buat kita sehingga kebahagiaan selalu kita rasakan.

Salam sukses Luar Biasa!!!
Andrie Wongso

Posted in Lives | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Tiwas takon…

Posted by d3nba6u53 pada April 10, 2008

Kisah ngisin-isini ini berawal ketika pada suatu hari Jon Koplo, seorang siswa SMA di Solo mengantarkan saudaranya, Gendhuk Nicole, ke rumah Lady Cempluk di daerah Jebres. Karena Jon Koplo tidak begitu mudheng daerah situ, maka Lady Cempluk memberikan ancer-ancer Hotel Asia dan akan menemui di depan SMP 16.

Berkat selembar peta orek-orekan itulah Jon Koplo dan Gendhuk Nicole berhasil sampai di dekat Hotel Asia. Karena tergolong cah rada katrok, sampai di perempatan Panggung mereka kebingungan mau ke arah mana.
Agar tidak keblasuk, Koplo berinisiatif untuk bertanya pada polisi yang ngepos di seberang jalan. Tanpa pikir panjang mereka segera menyebrang dan menghampiri polisi itu.
”Permisi Pak, mau numpang tanya…” sapa Koplo dengan ramah. ”Kalau mau ke SMP 16 itu dari perempatan ini ke arah mana ya, Pak?” lanjutnya.
Mendengar pertanyaan itu, Pak Polisi yang bernama Tom Gembus itu tidak segera menjawab tapi malah mesam-mesem sajak ngece. Nicole pun merasakan ada sesuatu yang ganjil. Ia lalu melihat sekelilingnya. Tiba-tiba dari belakang Nicole nyenggol tangan Koplo dan memberi isyarat agar melihat atasnya.
Setelah Koplo ndhangak… Badalaaa…! seketika itu juga muka Koplo berubah jadi abang ireng saking malunya. Sebelum polisi itu menjawab, Koplo dan Nicole buru-buru mohon diri dan tak lupa mengucapkan terima kasih. Mereka pun mbatin, pantas saja seorang polisi ditanya bukannya njawab malah mesam-mesem, ternyata persis di belakang mereka sudah ada jawabannya, yaitu sebuah papan besar bertuliskan ”SMP 16 Surakarta”. Ha… ha… ha… – Kiriman Diyanti, MA Al Islam Jamsaren, Jl Veteran No 263, Solo

from www.solopos.co.id

Posted in Jon Koplo Soloraya | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Ciduknya mana?

Posted by d3nba6u53 pada April 5, 2008


Pembaca tentu tahu Mesjid Fatimah di Solo, bukan? Mesjid yang dibangun pengusaha batik terkenal ini konon merupakan mesjid termegah di Kota Solo.
Betapa tidak, mesjid ini didesain layaknya bangunan hotel berbintang. Mulai dari fasilitas AC sampai dengan arsitektur toilet yang uelok tenan.
Kisah ini bermula ketika dua orang sahabat karib, sebut saja Jon Koplo dan Tom Gembus yang tinggal di Kebakkramat, Karanganyar kebetulan habis klintong-klintong keliling Kota Solo.
Waktu menjelang Magrib, keduanya sepakat melaksanakan salat Magrib di mesjid tersebut. Begitu datang, mereka tidak langsung mengambil air wudu melainkan menuju kamar mandi untuk buang hajat.
”Plong rasane…” kata Tom Gembus setelah keluar dari kamar mandi.
Berbeda dengan Tom Gembus, Jon Koplo bukannya langsung buang hajat melainkan hanya keluar-masuk dari satu kamar mandi ke kamar mandi lainnya.
”Plo, cepet sithik, selak telat iki,” tegur Gembus.
”Sik ta… Iki lho, kamar mandi pirang-pirang kok ora ana cidhuke kabeh. Terus nek meh wawik piye horok? Mesjid apike kaya ngene kok ora nduwe cidhuk…” kata Jon Koplo dengan polosnya.
”Jabang bayik! Kowe mlebu-metu kamar mandi mau bul nggoleki cidhuk ta? Di sini memang nggak model kamar mandi pakai cidhuk, kaya neng ndesane dhewe… Ayo mlebu-a rene, tak ajari carane…” kata Tom Gembus sajak ngampet ngguyu. ”Ngene lho cah bagus, tutup dibuka dulu, terus kamu duduk manis di sini. Nanti kalau selesai buang hajat, tombol ini dipencet, nanti air sudah nyentor sendiri. Terus wawik-nya pakai ini… Tekan alat ini, dan airnya akan muncrat sendiri…” terang Gembus memberi kursus kilat cara buang air di WC model duduk.
”Ssst… Mbus, aja benter-banter! Nek krungu uwong ndhak ditulis neng Ah Tenane…” bisik Jon Koplo. – Kiriman Muflih Muhammad Diah, Dibal RT 01/RW V, Ngemplak, Boyolali.

Posted in Jon Koplo Soloraya | Leave a Comment »

Watak Kehidupan

Posted by d3nba6u53 pada April 4, 2008

Kalau ingin hidup tentram, pandailah merelatifkan setiap jenis keyakinan, kecuali keyakinan kepada Tuhan. Kalau jadi orang pandai, janganlah terlalu percaya kepada kepandaian sendiri. Kalau kaya kuatkan hati untuk meremehkan kekayaan tersebut.

Kalau jagoan, jagalah kepercayaan bahwa batas kejagoan sebenarnya dekat saja. Yang terpenting dipelihara adalah keyakinan tidak ada orang pandai, tidak adaorang kaya dan tidak ada jagoan. Artinya jati diri manusia tidak identik dengan topform-nya. Jati diri makhluk hidup justru adalah gelombang naik turun kemampuan atau siklus kekuatan dan kelemahan kepribadiannya.

Manusia adalah kelengkapan dan seluruhnya itu, esensinya di dalam kehidupan selalu berada dalam kemenangan sekaligus juga kekalahan. Semua bergantung padaruang dan waktu. Manusia bisa mengupayakan pengembangan diri untuk memenuhi rumus rasional agar menjadi pendekar.

Tetapi di depan sejumlah hal mereka bukanlah pendekar dan tak akan pernah sanggup menjadi pendekar. Itulah sebabnya sebaiknya yang utama harus hayatiadalah watak kehidupan dan manusia, watak dunia dan nasib, sekaligus ingat bahwa perjalanan zaman dan kehidupan kini sedang dalam komoditi licin. Ancaman terbesar bisa jadi tidak berasal dari manapun melainkan dari dalam sendiri.

Posted in Lives | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »