No Title

Tanpa Judul

  • Proactol











    UniqueHoodia



    PenisHealth



    MoreNiche



    SizeGenetics



  • Buy Your Wordpress E-commerce Theme. Buy Now



  • RSS Freelance Programmer

    • Marketing Flyer November 13, 2009
      design a marketing flyer using supplied text and company graphics, product to be jpeg and or PDF 8.5 x 11" printable see below for text and attached jpeg (2) -------------------------------------------------------- From JewelersAlert.com the source the diamond and jewelry trade entrusts with its protection comes JACC Jewelers Alert Collect Corp. Jeweler […]
    • Joomla Basketball Template November 13, 2009
      We are a basketball instruction organization requiring a fun and cool Joomla template! We would like to clone the template (attached) that we found online for use in Joomla. Please submit your bids with the time needed to complete the project. Thank you for your time.
    • Logo And Web Storyboard (1) November 13, 2009
      I need a cutting edge logo and a flat website design ie the front page of a website
    • Iphone App Website To Iphone November 13, 2009
      This project is for a simple iphone app. I basically want to display results from a website to an attractive iphone interface. There will be click able images that should take the user to a menu with links to another website. Please contact me with your previous experience and prices and I will follow up with specifications. Thanks.
    • Logo November 13, 2009
      We need attached sketch made into a Professional Logo for Web(Black/White .Gif, full Color/Effect JPEG, Transparent BG .PNG) and print. Follow the guide afraid to play around ence on the sketch but don't with it. We will need PSD(Fully layered) and High Quality for Print and Web. The budget is open, However be reasonable. We are Designers/Developers as […]
    • Place Ads On Site November 13, 2009
      I am still looking for someone to help me post hTML ads on my message board site! I would like ads placed on the left hand side of the site.. and then every 5 posts I would like to see an advertisement seperate posts. These are the adult ads on see on sites to help build revenue. This is for an adult content message board. You can see by going to wankboard.c […]
    • Twitter Follower Script Mod November 13, 2009
      Hi, This is a quick modification to a PHP twitter-follower script I currently have. Bidder must have good understanding of the Twitter API, PHP and SQL. The current script (.zip)that needs the mod is attached along with my project-details.txt file. I myself am quite profecient in coding and know that this project should NOT take an Expert more than 2-4 hours […]
    • Twitter Trends Clone November 13, 2009
      I need a clone of a website. The websites below are the clones I need. I'm not asking for any design work. I'm only asking for the functionality of the script that power's these websites. I know it has something to do with Twitter, trends, hash-tags and api's. I want the script so that then I can enter my hash-tags or trends easily into t […]
    • Art Site November 13, 2009
      We are interested in a web site for the art world. It will be an ecommerce site. Here is what we need. Pre-production planning • register site URL and determine hosting arrangements • define objectives key messages / behavioral actions of visitors • define user specifications target audience / technology profiles • define site functionality capturing, proces […]
    • Work On My Site November 13, 2009
      I have bought a script for a soccer game. The game works fine and now I need additions to this site to make the game and experience better. It uses this template system: http://www.feverxl.org/ After awarding the project to you I will give you access to my site so that you can work there. The frontend is in german. This should cause no problems since I speak […]
  • Berlangganan

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Motivasi’

Cerita Pohon Apel dan Anak Laki-Laki

Ditulis oleh d3nba6u53 di/pada November 19, 2008

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.”Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”

Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.

Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.”Ayo bermain-main lagi denganku,” kata pohon apel.”Aku sedih,” kata anak lelaki itu.”Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”

“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.”

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,” jawab anak lelaki itu.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Lives | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

PEMANCING CILIK

Ditulis oleh d3nba6u53 di/pada Oktober 29, 2008

PEMANCING CILIK

Pada tepian sebuah sungai, tampak seorang anak kecil sedang bersenang-senang. Ia bermain air yang bening di sana. Sesekali tangannya dicelupkan ke dalam sungai yang sejuk. Si anak terlihat sangat menikmati permainannya.

Selain asyik bermain, si anak juga sering memerhatikan seorang paman tua yang hampir setiap hari datang ke sungai untuk memancing. Setiap kali bermain di sungai, setiap kali pula ia selalu melihat sang paman asyik mengulurkan pancingnya. Kadang, tangkapannya hanya sedikit. Tetapi, tidak jarang juga ikan yang didapat banyak jumlahnya.

Suatu sore, saat sang paman bersiap-siap hendak pulang dengan ikan hasil tangkapan yang hampir memenuhi keranjangnya, si anak mencoba mendekat. Ia menyapa sang paman sambil tersenyum senang. Melihat si anak mendekatinya, sang paman menyapa duluan. “Hai Nak, kamu mau ikan? Pilih saja sesukamu dan ambillah beberapa ekor. Bawa pulang dan minta ibumu untuk memasaknya sebagai lauk makan malam nanti,” kata si paman ramah.

“Tidak, terima kasih Paman,” jawab si anak.

“Lo, paman perhatikan, kamu hampir setiap hari bermain di sini sambil melihat paman memancing. Sekarang ada ikan yang paman tawarkan kepadamu, kenapa engkau tolak?”

“Saya senang memerhatikan Paman memancing, karena saya ingin bisa memancing seperti Paman. Apakah Paman mau mengajari saya bagaimana caranya memancing?” tanya si anak penuh harap.

“Wah wah wah. Ternyata kamu anak yang pintar. Dengan belajar memancing engkau bisa mendapatkan ikan sebanyak yang kamu mau di sungai ini. Baiklah. Karena kamu tidak mau ikannya, paman beri kamu alat pancing ini. Besok kita mulai pelajaran memancingnya, ya?”

Keesokan harinya, si bocah dengan bersemangat kembali ke tepi sungai untuk belajar memancing bersama sang paman. Mereka memasang umpan, melempar tali kail ke sungai, menunggu dengan sabar, dan hup… kail pun tenggelam ke sungai dengan umpan yang menarik ikan-ikan untuk memakannya. Sesaat, umpan terlihat bergoyang-goyang didekati kerumunan ikan. Saat itulah, ketika ada ikan yang memakan umpan, sang paman dan anak tadi segera bergegas menarik tongkat kail dengan ikan hasil tangkapan berada diujungnya.

Begitu seterusnya. Setiap kali berhasil menarik ikan, mereka kemudian melemparkan kembali kail yang telah diberi umpan. Memasangnya kembali, melemparkan ke sungai, menunggu dimakan ikan, melepaskan mata kail dari mulut ikan, hingga sore hari tiba.

Ketika menjelang pulang, si anak yang menikmati hari memancingnya bersama sang paman bertanya, “Paman, belajar memancing ikan hanya begini saja atau masih ada jurus yang lain?”

Mendengar pertanyaan tersebut, sang paman tersenyum bijak. “Benar anakku, kegiatan memancing ya hanya begini saja. Yang perlu kamu latih adalah kesabaran dan ketekunan menjalaninya. Kemudian fokus pada tujuan dan konsentrasilah pada apa yang sedang kamu kerjakan. Belajar memancing sama dengan belajar di kehidupan ini, setiap hari mengulang hal yang sama. Tetapi tentunya yang diulang harus hal-hal yang baik. Sabar, tekun, fokus pada tujuan dan konsentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan, maka apa yang menjadi tujuanmu bisa tercapai.”

Pembaca yang budiman,

Sama seperti dalam kehidupan ini, sebenarnya untuk meraih kesuksesan kita tidak membutuhkan teori-teori yang rumit, semua sederhana saja, Sepanjang kita tahu apa yang kita mau, dan kemudian mampu memaksimalkan potensi yang kita miliki sebagai modal, terutama dengan menggali kelebihan dan mengasah bakat kita, maka kita akan bisa mencapai apa yang kita impikan dan cita-citakan. Apalagi, jika semua hal tersebut kita kerjakan dengan senang hati dan penuh kesungguhan.

Dengan mampu mematangkan kelebihan-kelebihan kita secara konsisten, maka sebenarnya kita sedang memupuk diri kita untuk menjadi ahli di bidang yang kita kuasai. Sehingga, dengan profesionalisme yang kita miliki, apa yang kita perjuangkan pasti akan membuahkan hasil yang paling memuaskan.

Salam sukses, luar biasa!!!
Andrie Wongso

Ditulis dalam Andrie Wongso | Bertanda: , , , | Leave a Comment »