Beberapa hari yang lalu teman saya membeli rinso, setelah di buka di dalam kemasan rinso tersebut terdapat sebuah kupon berlogo dan berstempel Unilever. Penampilan fisik dari kupon tersebut mirip dengan asli (walaupun saya sendiri belum tahu seperti apa bentuk aslinya…he…he.., tapi bener kok betul-betul meyakinkan). Setelah kupon digosok karena ada perintah menggosok..he..he..ternyata temen saya mendapat 1 mobil Toyota Avanza. Tapi kebetulan sekali nih, temen saya tidak begitu saja langsung percaya, dia tanya-tanya ke temen-temen yang lain, termasuk saya. Saya sendiri seperti terbuai karena begitu meyakinkan sekali.
Akhirnya saya menyarankan browsing ke internet, dan akhirnya di bantu oleh temen yang lain. Di kupon tertera beberapa informasi lengkap sekali, dari SK Notaris, Surat Depsos, suara konsumen, dll. SEtelah browsing sana dan sini, ternyata eh ternyata banyak sekali yang sudah mengalami kasus seperti ini. No contact yang tercantum pun sama, bahkan no contact (021) 3832222 ada juga no hp. No tersebut juga dipakai untuk beberapa produk Unilever yang lain. Mungkin temen saya orang yang ke 100.000 kali mendapatkan kupon tersebut.
Mungkin cerita ini hanya untuk sedikit mengingatkan kepada kita untuk berhati-hati kembali. Tanyakan dulu kepada customer service apabila mencurigakan. Cari informasi di internet tentang no telp tersebut, karena banyak sekali orang yang sudah menginformasikan baik di website maupun blog.
Sekarang in teknologi sudah perkembang dengan cepat, sebuah bungkus plastik yang rapi pun masih bisa di buka dengan alat dan ditutup kembali dengan rapi. Seharusnya pihak Unilever ataupun produsen-produsen lain, menginformasikan tentang hal ini, agar tidak ada lagi masyarakat yang tertipu. Kan kasihan kalau yang tertipu orang NDESO dan Katrok, trus gak punya uang lagi, uang buat transfer saja pinjeman.
Kepada bapak Polisi yang seharusnya baik hati, kenapa tidak segera bertindak ya?Sibuk ngurusi apa ya?Ngurusi bikin SIM kali yang hasilnya lebih GEDE daripada ngurusi yang ginian, kan gak Pak Polisi gak dapat apa-apa…he..he… maaf ya pak pol..!
beberapa postingan yang bisa dijadikan acuan :
Modus penipuan atas hadiah dari suatu produk
http://www.mediakonsumen.com/Artikel2681.html
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=8480&post=1
http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=147435&actmenu=38
dan masih banyak lagi.
Ada lagi penipuan hadiah dari yang mengaku undian telkomsel..posting besok yach…!



